Metaverse Bukan Alasan untuk Anti Sosial, Yuk Cerdas Menggunakan!

PeristiWaw - Beberapa orang mulai mengkhawatirkan dengan kemunculan Metaverse. Yang menjadi kekhawatiran terbesar dalah munculnya sifat anti sosial akibat terlalu over nya waktu yang digunakan sehari-hari untuk aktivitas di dunia virtual.

Bagaimana tidak, mereka yang masuk di dunia virtual metaverse menjadi lebih fokus dengan aktivitas maya dengan berperan sebagai avatar hingga lupa akan kehadiran orang di sekitarnya. Lebih gawat lagi apabila seluruh anggota keluarga fokus di dunia maya hingga lupa dengan kehidupan berkeluarga secara langsung.

Teknologi Metaverse

Metaverse memang inovasi teknologi yang begitu canggih yang bisa memberikan banyak manfaat bagi perkembangan dunia teknologi dan digital. Namun fakta yang tidak bisa dipungkiri adalah hadirnya inovasi ini tidak terlepas dari para pakar hebat di bidangnya.

Maka hakikatnya manusia lebih berharga melebihi apa yang diciptakan yaitu meteaverse itu sendiri. Sehingga metaverse tidak bisa menjadi alasan bagi siapapun untuk meninggalkan kehidupan nyata. Sebab metaverse bisa masuk dalam berbagai bidang kehidupan, seperti metaverse university salah satunya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa manfaat yang dipetik bisa lebih luas lagi ketika para penggunanya bisa bijak dan cerdas dalam menggunakannya. Di dunia pendidikan, metaverse bisa membantu mereka yang tidak bisa menjangkau tempat yang jauh sehingga mereka bisa mengakses ilmu dan pengetahuan baru secara virtual.

Manfaat Metaverse

Banyak aspek bisa mendapat manfaat dengan adanya metaverse ini ketika bisa digunakan dengan benar. Mulai dari ekonomi, budaya, bisnis, hiburan hingga sosial bisa memanfaatkan metaverse untuk kebermanfaatan yang lebih luas.

Kunci dari itu semua adalah sinergi antara banyak pihak dalam bidang pendidikan. Mendidik anak muda untuk mengembangkan diri menjadi begitu penting hari ini. Dengan demikian, anak muda yang matang tersebut telah siap menyambut kehadiran metaverse.

Bahkan bukan sebuah kemustahilan apabila anak muda akan menjadikn metaverse sebagai sarana menebar kebaikan. Anak muda ini bisa menjalankan organisasinya secara virtual dan melakukan aktivitas sosial yang menjangkau masyarakat yang lebih luas. Munculnya metaverse Muhammadiyah yang fokus pada aksi kemanusiaan dalam dunia metaverse mungkin terjadi.

Maka persiapan yang dilakukan ini akan memberi rasa kepercayaan diri bagi bangsa dan negara dalam menyambut metaverse. Metaverse bukan sesuatu yang berisi kekhawatiran melainkan sebagai optimisme akan kemajuan yang lebih nyata lagi.

Menyadari manfaat yang dihadirkan serta kesiapan dalam menyambut akan membawa para penggunanya memanfaatknnya dengan bijak. Bukan anti sosial, melainkan sifat tenggang rasa lah yang akan muncul akibat cerdas dalam memanfaatkannya.

Post a Comment for "Metaverse Bukan Alasan untuk Anti Sosial, Yuk Cerdas Menggunakan!"